Work From Labuan Bajo Mengalami Kendala Jaringan Interner Sangat Berbeda Dengan Bali yang Sudah Lebih Lengkap
Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memaksimalkan berbagai cara agar bisnis di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mengalami peningkatan. Salah satunya dengan program bekerja dari tempat pariwisata.
Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam mengatakan kampanye tersebut bisa saja terus digaungkan di berbagai wilayah. Mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang memungkinkan orang bisa bekerja dari jarak jauh.
"Apapun yang bisa mendorong orang untuk datang (ke tempat wisata) akan kita lakukan, misalnya bekerja dari jarak jauh di masa pandemi ini," kata Neil saat ditemui di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (30/5).
Salah satu program yang sedang digalakkan pemerintah yakni bekerja dari Bali atau job from Bali. Neil mengatakan pada dasarnya kampanye yang sama bisa saja dilakukan dari berbagai destinasi wisata selain Bali seperti Labuan Bajo.
Hanya saja kata dia, infrastruktur jaringan internet masih belum ideal di beberapa wilayah. Utamanya di Labuan Bajo. Sehingga perlu ada pembenahan dari segi layanan infrastruktur agar kampanye serupa bisa digalakkan di Pulau Komodo.
"Tapi saat ini masih ada kendala kalau job from Bajo ini. Asal infrastruktur jaringannya kita benahi saja," kata dia.
Untuk itu, pihaknya perlu bertemu dan berbincang lebih dulu dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai kementerian yang bertanggungjawab atas penyediaan infrastrukturnya. Sebab, kata dia, dari segi tempat wisata, Labuan Bajo sudah layak menjadi tujuan untuk bekerja dari jarak jauh.
"Kalau kesiapan dari tempatnya sudah siap, jadi tinggal kesiapan infrastruktur digitalnya," kata dia mengakhiri.
Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam mengatakan kampanye tersebut bisa saja terus digaungkan di berbagai wilayah. Mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang memungkinkan orang bisa bekerja dari jarak jauh.
"Apapun yang bisa mendorong orang untuk datang (ke tempat wisata) akan kita lakukan, misalnya bekerja dari jarak jauh di masa pandemi ini," kata Neil saat ditemui di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (30/5).
Salah satu program yang sedang digalakkan pemerintah yakni bekerja dari Bali atau job from Bali. Neil mengatakan pada dasarnya kampanye yang sama bisa saja dilakukan dari berbagai destinasi wisata selain Bali seperti Labuan Bajo.
Hanya saja kata dia, infrastruktur jaringan internet masih belum ideal di beberapa wilayah. Utamanya di Labuan Bajo. Sehingga perlu ada pembenahan dari segi layanan infrastruktur agar kampanye serupa bisa digalakkan di Pulau Komodo.
"Tapi saat ini masih ada kendala kalau job from Bajo ini. Asal infrastruktur jaringannya kita benahi saja," kata dia.
Untuk itu, pihaknya perlu bertemu dan berbincang lebih dulu dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai kementerian yang bertanggungjawab atas penyediaan infrastrukturnya. Sebab, kata dia, dari segi tempat wisata, Labuan Bajo sudah layak menjadi tujuan untuk bekerja dari jarak jauh.
"Kalau kesiapan dari tempatnya sudah siap, jadi tinggal kesiapan infrastruktur digitalnya," kata dia mengakhiri.
Komentar
Posting Komentar