Presiden Jokowi Berbincang Dengan Presiden AS Joe Biden Terkait Ajakan Kerja Sama Vaksin Hingga Ajak Investasi Batre Lithium

Glosgow - Presiden Jokowi melangsungkan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di Scottish Event School (SEC), Glasgow, Skotlandia, Senin (1/11). Keduanya tengah menghadiri KTT Perubahan Iklim ke-26 (POLICE).

Terdapat 4 hal yang turut dibahas oleh kedua pemimpin tersebut. Hal pertama yaitu Jokowi menyampaikan penghargaan atas kerja sama bidang kesehatan selama pandemi COVID-19 ini, mulai dari penerimaan stok vaksin melalui mekanisme dose-sharing, ventilator, obat-obatan teurapeutik, hingga alat kesehatan lainnya.

Kedua, Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya untuk memperkuat kerja sama ekonomi terutama dalam pengembangan ekonomi hijau. Menurut Presiden, Indonesia dapat menjadi mitra kerja sama ekonomi yang handal.

Pada pembahasan yang ketiga, Jokowi menekankan kembali komitmen Indonesia dalam menekan emisi karbon. Dalam 20 tahun terakhir, Indonesia telah menurunkan tingkat deforestasi dan juga kebakaran hutan secara signifikan.

"Saya akan restorasi hutan bakau hingga 600 ribu hektar dalam 3 tahun ke depan. Ini akan menjadi konservasi hutan mangrove terbesar di dunia," ungkap Jokowi, dikutip dari keterangan pers BPMI Setpres.

Tak hanya itu, Jokowi juga mengajak AS untuk melakukan investasi pada sektor energi baru dan terbarukan, salah satunya pengembangan ekosistem mobil listrik dan baterai lithium.

"Saya harapkan dukungan AS melalui investasi yang mempercepat transisi energi, khususnya teknologi rendah karbon," tambah Jokowi.

Pada pembahasan terakhir, Jokowi turut menyebutkan soal presidensi Group of Twenty (G20) Indonesia dengan tema Recoup With each other, Recuperate Stronger. Jokowi menyampaikan penghargaannya kepada AS yang juga mendukung tema tersebut.

"Kita harus jadikan G20 relevan tidak saja bagi anggotanya, tapi juga bagi dunia utamanya negara berkembang," pungkas Jokowi.

Keduanya juga sempat bertemu secara online lalu dalam pertemuan International COVID-19 Summit di sela-sela kegiatan United Nations General Assembly pada 23 Oktober 2021.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Presiden Jokowi Berharap Vaksinasi Booster Bisa Memberikan Imun dari Penyebaran Covid-19 Varian Omicron

Anggota DPR Fraksi PKS Minta Petugas tak Pidanakan Bagi Pelanggar PPKM Level 3 Pada Saat Libur Nataru